Menurut Stoner, Marquez Merasa Terancam Jika Dirinya Di HRC!!

image

Anangcozz – GPmania, Casey Stoner yang baru saja gabung sebagai tes rider baru Ducati sedikit curhat tentang pengalamannya saat menjadi tes rider Honda. Sebagai tes rider, Stoner merasa dirinya tidak di butuhkan oleh HRC, padahal dia juga memiliki potensi yang besar pada HRC, membawa HRC keluar dari keterpurukan sebelum dia datang 2011…dia berpikir bahwa ada kekhawatiran Marquez yang membuat HRC tidak banyak menggunakan peran Stoner sebagai tes rider. Waduuuhh, uneg uneg dari hati terdalam nih kayaknya 😀

Stoner menyatakan pensiun di 2012 dan posisinya digantikan Marc Marquez di musim 2013. Namun setelah jeda 1 musim, Stoner kembali mendekati HRC dan mengambil peran sebagai tes rider. Selama menjadi tes rider, Stoner hanya kebagian ngetes RC213V saat tes pra musim saja. Bahkan ketika dia meminta untuk menggantikan Dani Pedrosa yang cedera, HRC menolaknya dengan alasan halus. Padahal Stoner tidak ada niatan untuk menang, dia hanya ingin bersenang senang saja, katanya.

Dari situlah Stoner merasa terbuang di HRC, dan ironisnya Stoner malah menuduh Marquez dibalik semua ini. Karena merasa terancam jika Stoner balik lagi di HRC…

“Ini tidak sama,” katanya kepada Motosprint ketika ditanya bagaimana perannya dengan Ducati akan berbeda dari apa yang ia telah lakukan dengan Honda.

“Di Honda aku hanya tester sesekali, saya tidak punya peran lain. Dan yang sebenarnya, mereka tidak pernah mengambil keuntungan penuh dari potensi saya. Saya pikir Marquez dan semua rombongannya merasa terancam oleh saya. Saya tidak tahu mengapa mereka berpikir seperti itu, tapi itu perasaan saya.”

Tapi meskipun Stoner tidak suka dan berpikir negatif kepada Marquez, dia masih berhubungan baik dengan Honda.

“Saya tidak punya dendam terhadap Honda. Dan saya sangat menghormati Nakamoto.”

Stoner mengatakan bahwa yang paling membuat dia kecewa adalah karena ditolak menjadi wild card menggantikan Pedrosa saat cedera di Austin dan Argentina. Honda lebih memilih Aoyama sebagai wildcard.

“Pada saat itu saya mendapat sedikit bingung. Dalam arti bahwa saya pikir saya berharga untuk Honda, dan telah menunjukkan bahwa ketika saya tiba, pada tahun 2011, saya langsung memenangkan gelar, dan Honda tidak pernah di puncak selama beberapa tahun.”

“Saya merasa siap Austin. Nakamoto mengatakan kepada saya dia meminta maaf, tapi ia mengambil tanggung jawab untuk memutuskan menuju solusi yang berbeda. Pada titik itu, saya pikir orang lain pasti menekan dia agar saya tidak ikut balapan. Seseorang tidak ingin melihat saya membalap.”

Nah, itulah curhatan Stoner gan. Mungkin dengan bergabung dengan Ducati, Stoner bisa lebih banyak waktu lagi untuk mengetes motor…dan kesempatan untuk ikut race pun semakin besar. Semoga saja dia comeback membalap lagi 2017, yang pastinya akan membuat MotoGP semakin seru. Persaingan baru antara Marquez vs Stoner bisa saja terjadi…. Hehehe…
Piye menurut sampeyan gan…??

Contact
Email:
FB: Anangcozz
Twitter: @cozanang

Baca Artikel Lainnya gan…:

Iklan

Diterbitkan oleh

anangcozz

Newbie blogger, Asli Malang dari desa Lebak Harjo. Bekerja sehari hari sebagai karyawan perusahaan percetakan di surabaya. Suka sekali dunia otomotif terutama roda dua, motoGP pokoknya all about motorcycle.. :mrgreen: monggo saling berbagi informasi dan persahabatan baik di dunia nyata, dunia maya maupun dunia gaib...auuuuu hehehe. Sobat2 sekalian jika ada kritik dan saran yang membangun, informasi bisa digeber kepada saya di, Email: cozanang@gmail.com Terima kasih.

9 tanggapan untuk “Menurut Stoner, Marquez Merasa Terancam Jika Dirinya Di HRC!!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.