Mengenal Teknologi Unicam Pada Mesin Motor Honda

image

Mesin unicam Honda CRF450R

Anangcozz.com – Sobat sekalian, mungkin istilah Mesin DOHC dan SOHC di dunia sepeda motor tanah air sudah tidak asing lagi karena sudah banyak sekali motor yang mengaplikasikannya di tiap segmen. Perbedaan keduanya adalah pada jumlah batang noken as yang terdapat di head silinder. DOHC memiliki dua batang noken as, sementara SOHC memiliki satu batang noken as. Lebih lengkapnya bisa di baca di artikel saya DISINI. Namun, tahukah sobat jika ada satu lagi jenis mesin yang mungkin rada asing ditelinga kita, tapi memiliki mekanisme kerja yang mirip dengan DOHC maupun SOHC… yakni UNICAM engine. Penasaran?? Yuukk simak…

Unicam engine biasa kita temukan ada motor sport Honda sob, karena Unicam sendiri merupakan hasil pengembangan oleh insinyur insinyur Honda dalam meracik mesin yang mumpuni soal torsi dan power. Unicam engine adalah teknologi yang bisa dikatakan menjadi penengah antara SOHC dan DOHC.

Unicam engine menggunakan 4 valve (katup) namun menggunakan prinsip SOHC. Mengapa?? Karena Unicam hanya menggunakan satu batang Noken As layaknya SOHC. Namun sistem Unicam ini memiliki 3 atau lebih tonjolan kem dalam satu batang Noken as yang berfungsi layaknya mesin DOHC. Bisa juga dibilang Unicam adalah hybrid perpaduan DOHC dengan SOHC. Sehingga Unicam engine ini memiliki semua kelebihan SOHC dan DOHC namun tidak memiliki kekurangan dari keduanya. 

Cara kerjanya bagaimana??
Batang Noken as Unicam cukup unik karena memiliki minimal tiga tonjolan kem. Beda dengan mesin SOHC yang hanya memiliki dua tonjolan kem saja. Cara Kerja Unicam ini adalah ketika batang noken as berputar, dua tonjolan kem bekerja mendorong klep masuk (katup Intake) secara langsung (direct) layaknya mesin DOHC, sedangkan tonjolan kem lainnya (tengah) mendorong klep buang (katup Exhaust) dengan bantuan rocker arm bercabang dua seperti mesin SOHC 4 valve.
Perhatikan gambar Unicam engine pada CRF250R berikut ini.

image

Lalu bukankah ada mesin SOHC lain yang punya 4 klep. Apakah mesin tersebut bisa di sebut Unicam? Tidak sama sob!! Karena pada SOHC tiap batang noken hanya ada dua tonjolan kem yang masing masing tidak langsung mendorong klep, melainkan terhubung dulu dengan rocker arm untuk mendorong katup in dan katup ex. Begitu…

Kelebihan dari mesin Unicam ini adalah mempunyai keuntungan friksi (gesekan) yang lebih kecil layaknya mesin SOHC, namun dengan kemampuan performa layaknya mesin DOHC. Selain itu, konstruksi kepala silinder juga lebih ringkas. Sehingga menguntungkan ketika meracik sasis yang tetap ringan dan juga kompak. Oleh karena itulah teknologi Unicam biasanya diaplikasikan ke motor-motor trail atau enduro seperti CRF series yang punya power besar, tapi bobotnya harus dipangkas demi kelincahan manuver. Selain CRF series, motor Honda lainnya yang menggunakan sistem unicam ini adalah Honda VFR1200 V4 engine.

image

Honda CRF250R

image

HONDA VFR1200F

image

Head silinder VFR1200F dengan sistem Unicam

Tapi sayang sekali, untuk saat ini motor di Indonesia belum ada yang memakai system Unicam ini sob. Tapi seiring perkembangan teknologi, persaingan dan regulasi, bukan tidak mungkin suatu saat nanti Honda akan membawa Unicam engine ini ke tanah air… Ngarep mode on… 😂😂

Iklan

6 thoughts on “Mengenal Teknologi Unicam Pada Mesin Motor Honda

  1. Ping balik: Siapkan CRF250L, Honda Bakal Gempur Segmen Motor Trail? | AnangCozz's Blog

  2. kayane kok unicam ra ono apik e.. repot ala dohc konstruksi tapet, tapi performa ndak bisa semaksimal dohc.. mending sekalian unicam koyo mesin e vixion.. atau dohc koyo CBR250 lawas utowo sonic150

  3. Ping balik: Honda CRF1000L Africa Twin Resmi Meluncur Di Indonesia, Siap Go Anywhere | AnangCozz's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s