Marquez Dan Crutchlow Tidak Setuju Dengan Penggunaan Dashboard Message Di MotoGP

image

Marquez Dan Crutchlow Tidak Setuju Dengan Penggunaan Dashboard Message Di MotoGP. Juara MotoGP 2016 Marc Marquez dan Juara seri Phillip Island, Cal Crutchlow dengan tegas menolak wacana penggunaan dashboard message di MotoGP yang rencananya akan diujicobakan. Menurut mereka fitur baru tersebut tidak lah perlu, karena bisa memecah konsentrasi pembalap saat di lintasan.

Dasboard Message berisikan sejumlah informasi tambahan berupa pesan yang bisa dibaca pembalap lewat Dasboard motor pembalap. Dengan sistem ini membuat tim jadi bisa mengirimkan pesan teks sederhana kepada para rider mereka meski sekadar informasi seperti mengingatkan adanya kejadian bendera merah atau bendera hitam, atau ketika rider bersangkutan dijatuhi ride-through penalty. Wacana tersebut sebelumnya diungkap kan oleh Mike Webb, Race Director MotoGP.

“Itu sesuatu yang sedang kami bahas. Saya sendiri menganggapnya tidak perlu,” kata Marquez saat diwawancarai wartawan di sirkuit Sentul, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

“Di dashboard, kami cuma butuh pesan terkait safety. Jika ada pesan seperti itu maka Anda jadi tahu ada masalah safety. Jika pesannya terlalu banyak di dashboard maka bisa membingungkan dan juga berbahaya karena pebalap mestinya fokus pada lajunya , bukan pada (dashboard) motornya,” ungkap pembalap Repsol Honda tersebut.

image

Hal senada juga di utarakan oleh pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow. Dia pun mengkritik keras ide operator MotoGP itu.

“Saya tidak suka, itu sangat bodoh. Kami tidak perlu melihat itu. Saat ini kami butuh sesuatu yang lebih aman. Tapi, ketika Anda menempatkan alat di dashboard motor, lalu harus melihat ke bawah, ke atas, ke bawah, dan ke atas dalam kecepatan 345 km/jam, menekan tombol-tombol serta rem, maka itu akan sangat sulit,” kata Crutchlow dalam wawancara dengan beberapa media.

“Tapi, itu opini saya, mungkin banyak yang setuju dengan opini saya. Mungkin hanya beberapa pebalap yang suka. Jika Anda ingin memasangnya, silakan saja. Tapi, beberapa pebalap diuntungkan, beberapa tidak. Maka saya pikir aturan ini perlu dipelajari lagi,” tegasnya.

Jika dilihat dari segi informasi fitur DM ini memang cukup informatif ya sob. Tapi kalau dari segi safety mungkin memang perlu dikaji lebih dalam lagi. Bayangkan sendiri ketika kita balapan dengan kecepatan tinggi, masih harus membaca pesan di Dashboard, hilang komsentrasi sedikit saja bisa fatal. Masa rider harus melambat dulu untuk baca pesan…?? Ya bisa disalip pembalap lain. Kalau dijalan raya mungkin juga bisa kena tilang gara gara baca pesan…wkwkwkw. imho.

Meski belum resmi, sejumlah pebalap dikabarkan sudah mencoba teknologi baru ini pada beberapa balapan. Seperti kemunculan teknologi atau aturan baru, ada rider yang sepakat sementara yang lain menolak.

Dashboard Message…bagaimana menurut GPmania??

Iklan

3 thoughts on “Marquez Dan Crutchlow Tidak Setuju Dengan Penggunaan Dashboard Message Di MotoGP

  1. sekalian aja motornya wajib menggunakan OS, populer seperti Android, nanti semua info terintegrasi dengan fitur auto update statusnya jejaring sosial, misal tekanan angin ban di motor VR46 yang kurang langsung muncul di Facebook, atau pesan singkat perpanjangan kontrak pembalap yang disepakati muncul di dashboard yang sekaligus langsung nongol di twitter, wkwkwkwk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s