E-Tilang Mulai Berlaku 16/12/2016, Berikut Ini Tentang E-Tilang Dan Bagaimana Prosesnya

image

Kepolisian terus meningkatkan upaya pelayanan kepada masyarakat terutama soal tilang bagi pelanggar lalu lintas. Kasus tilang yang biasanya terkesan ribet dan sering ada pungli saat di pengadilan, akan mulai diperbaiki dengan diluncurkannya e-tilang atau tilang online. Apa itu e-tilang??

E-tilang adalah sistem tilang berbasis online. E- tilang akan mulai diberlakukan mulai besok Jumat, 16/12/2016. Pelaksanaannya akan dimulai di beberapa kota besar, sedangkan di kabupaten masih belum. Semua akan berjalan secara bertahap.

Dengan E-Tilang pelanggar lalu lintas tidak usah pergi ke pengadilan yang memakan waktu dan biaya untuk mengambil surat kendaraan yang disita polisi. Pelanggar cukup membayarkan denda ke bank (BRI) yang ditunjuk oleh Kepolisian. Bisa melalui ATM, E-Bangking, dan juga bisa langsung ke teller bank.

Tujuan Diluncurkannya E-tilang

– Mempermudah proses penilangan, yang dulunya rumit dan menyita banyak waktu di persidangan.
– Tidak ada transaksi tunai antara polisi dan pelanggar karena dilakukan online. Ini untuk meminimalisir terjadi pungli petugas.

Bagaimana proses tilang nya?

– Pengendara yang melanggar akan dicatat melalui aplikasi yang dimiliki personel kepolisian.
– Setelah terekam, pengendara dalam waktu singkat akan mendapat notifikasi berupa kode yang isinya persis seperti surat tilang, disertai kode untuk melakukan pembayaran denda melalui BRI.
– Jika sudah lunas atau sudah dibayarkan, petugas yang menilang akan menerima notifikasi juga di ponselnya.
– Pelanggar bisa menebus surat yang disitanya langsung dengan cukup menyerahkan tanda bukti bayar, atau mengambilnya di tempat yang disebut dalam notifikasi.
– Pengendara diwajibkan untuk membayar denda maksimal sesuai pasal yang dilanggar.

Kepastian itu disampaikan Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto.
“E-tilang memberikan suatu kesempatan kepada pelanggar untuk menitipkan denda langsung ke bank dengan fasilitas yang dia miliki, mungkin dengan e-banking, ATM atau datang sendiri ke teller,” kata AKBP Budiyanto, dalam keterangannya, Kamis (15/12).

Untuk tilang dengan slip merah yang pelanggarnya ingin mengikuti sidang, prosesnya juga sama.
– Aplikasi e-tilang terintegrasi dengan pengadilan dan kejaksaan. Hakim akan memberi putusan, dan jaksa akan mengeksekusi putusan itu, biasanya dalam waktu sepekan hingga dua pekan.

“Kalau sidang, hakim kan biasanya menetapkan denda jauh lebih rendah dari denda maksimum, nah nanti sisa pembayaran kita akan ditransfer kembali, atau diminta mengambilnya lewat kejaksaan bagi yang tidak memiliki fasilitas pembayaran,” ujarnya.

Dari Informasi yang saya dapatkan bahwa E-tilang ini baru bisa melayani tilang dengan slip biru saja, sedangkan untuk slip merah masih dalam tahap pengembangan.

Demikian sob tentang e-tilang…mungkin ada yang mau coba e tilang?? Hehehe.

Iklan

5 thoughts on “E-Tilang Mulai Berlaku 16/12/2016, Berikut Ini Tentang E-Tilang Dan Bagaimana Prosesnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s