Sistem Denda Maksimal E Tilang Memberatkan, Polisi Akan Luncurkan Tabel Denda Tilang

image

Aplikasi e tilang

Tilang Online atau disebut E-tilang sudah di gulirkan 16 Desember 2016 lalu dan mulai efektif diterapkan mulai 30 Desember 2016. E Tilang sendiri akan di realisasikan secara bertahap mulai di kota kota besar dulu. Dan selama penerapan di lapangan ternyata masih banyak pelanggar lalu lintas yang merasa keberatan dengan sistem denda maksimal yang diterapkan dalam E-tilang ini sob…

Dengan e Tilang ini memang proses lebih singkat karena :
– Setiap pelanggar yang memutuskan mengambil slip tilang biru bisa langsung menitipkan uang denda maksimal ke bank.
– Bukti pembayaran dapat langsung disampaikan ke petugas sehingga pelanggar bisa segera menebus dokumen lalu lintasnya yang disita saat ditilang.
– Pelanggar tak perlu lagi datang ke pengadilan untuk mengikuti sidang denda atau mengantre mengambil dokumen lalu lintas yang disita polisi.
– Hasil putusan sidang akan dikirimkan via sms ke telepon seluler pelanggar.
– Sisa uang denda setelah amar putusan pun akan dikirimkan langsung ke rekening pelanggar.

Meski proses makin singkat namun banyak pelanggar merasa keberatan karena harus membayar denda maksimal dulu. Meskipun dalam hasil sidang jika ada kelebihan akan dikembalikan ke rekening pelanggar, e tilang dirasa menjadi kurang efektif karena ada dua kali transaksi, pembayaran dan pengembalian uang.

image

Sebagai contoh misalnya pelanggaran tidak menggunakan helm. Sesuai dengan Pasal 291 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan denda maksimalnya Rp 250 ribu. Namun pada kenyataanya denda sebenarnya yang harus dibayar tidak sampai segitu. Bisa 75 ribu atau 100 ribu. Maka pengadilan masih harus mengembalikan sisa denda yang sudah dibayar oleh pelanggar.

Oleh karena itu, pihak kepolisian kini telah mengusulkan tabel draf besaran denda tilang yang pasti kepada pengadilan dan kejaksaan tinggi.
Tinggal menunggu respons dari instansi itu agar kiranya ada penetapan tabel denda tilang sehingga efektivitas e-tilang dapat bekera dengan cepat,” kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto kepada Tempo.

Menurut dia, jika diterapkan tabel denda tersebut, proses pengurusan tilang bisa lebih cepat. Sebab, pembayaran hanya dilakukan sekali. “Jadi tidak ada lagi pengembalian sisa denda titipan,” ujarnya.

Iklan

One thought on “Sistem Denda Maksimal E Tilang Memberatkan, Polisi Akan Luncurkan Tabel Denda Tilang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s