Ketika VVA Di Lepas, Power Yamaha R15 v3 Drop Dibawah CBR150R Dan GSX-R150!

image

image

Anangcozz.com – Sobat sekalian, teknologi VVA (variable Valve actuation) pada mesin All new YZF-R15 ditengarai sebagai faktor utama yang membuat power R15 naik signifikan pada putaran atas. Lalu bagaimana jika teknologi VVA pada R15 2017 ini di lepas atau tidak dipakai? Berikut ini hasilnya sob…

Teknologi VVA ini adalah sebuah mekanisme yang memungkinkan klep IN punya durasi dan lift yang berbeda antara putaran bawah dan atas. Dalam mekanisme intake udara, untuk menggerakan klep IN terdapat dua rocker arm yang masing masing terhubung dengan dua jenis profil camshaft (low and high). Cam rendah dan cam tinggi ini bisa bekerja secara variable atau bergantian.

image

Pict. Cicakkreatip

Yamaha menyeting kerja low cam sampai 7.400 rpm. Sedangkan high cam diatas 7.400 rpm. Pergantian camshaft rendah ke tinggi tersebut di atur oleh selenoid yang mendorong sebuah pin masuk dari low rocker arm menyambung ke high rocker arm yang terhubung dengan high cam ketika putaran mesin diatas 7.400rpm. Akibatnya katup IN membuka lebih lebar, asupan udara pun semakin besar dan tenaganya ngisi terus hingga diputaran atas.

Nah, sekarang bagaimana efeknya jika VVA di silinder head mesin R15 ini di nonaktifkan??

Ketika VVA dinonaktifkan, otomatis hanya low cam saja yang bekerja. Pada tes dyno sebelumnya yang masih   menggunakan VVA, All New Yamaha R15 mampu mentransfer tenaga maksimalnya 16,33 HP di 10.200 rpm dan torsi 12,58 Nm di 7.300 rpm. Angka ini unggul dari dua rivalnya yakni CBR150R dan GSX-R150.
Berikut ini hasil tes dyno Yamaha R15 ketika VVA di lepas oleh otomotifnet…

image

– Tenaga maksimal : 14,53 HP pada 9.400 rpm.
– Torsi maksimal 12,64 Nm pada 7.500 rpm.

Wooww…Tanpa VVA, terlihat power R15 mengalami penurunan signifikan sebesar 1,8HP bro. Sementara torsi malah naik, tapi kenaikan nya cuma 0,06 Nm, jadi gak akan terasa perbedaannya.

Namun, setelah VVA nonaktif ternyata jika kita kompare dengan hasil tes dyno Honda CBR150R dan GSX-R150 ketika di tes kemarin [DISINI],power Yamaha R15 tanpa VVA berada dibawah CBR150R yang memiliki power terendah.

image

Jadi jelas sekali nih, pengaruh VVA pada mesin SOHC R15 ini sangat luar biasa untuk mendongkrak performa mesinnya. Ditambah lagi dengan kubikasi dari 150 cc ke 155 cc, rasio kompresi dan beberapa ubahan komponen lainnya membuat muntahan power Yamaha R15 lebih nendang di putaran atas. Cmiww.

Artikel Menarik Lainnya:

Iklan

7 thoughts on “Ketika VVA Di Lepas, Power Yamaha R15 v3 Drop Dibawah CBR150R Dan GSX-R150!

  1. Sama dengan yang double camshaft atau DOHC, jika shaftnya dilepas satu maka power atas akan loyo. Judul selanjutnya “ketika satu shaft DOHC dilepas, motor yg bermesin DOHC powerny jadi loyo”

  2. 155 cc untuk akomodir (space) karakter switch low cam to high cam..karena tambah 5 cc tidak pengaruh signifikan pada power..jika diturunin jadi 145 + 5cc buat space switch vva, tidak logis lagi buat nambah power.. in my humble opinion

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s