Short Touring Surabaya – Malang Bersama R15 155 VVA, Handling Dan Suspensi (Bag.2)

image

image

Etape 2 Lawang - Ampelgading

Anangcozz.com – Masbro, alhmadulillah…melanjutkan perjalanan short Touring kemarin dengan Yamaha All New R15 155 VVA, akhirnya pagi hari tadi Sabtu 8 Juli 2017 sekitar pukul 9.00 WIB sampai juga di tempat tujuan di rumah ane di Ampelgading, Malang. Berangkat dari Lawang pukul 7.00 WIB menempuh sekitar 2 jam perjalanan.

Rencananya sih mau berangkat pagi pagi sekali dari Lawang, tapi ternyata tidak jadi karena ada keperluan sebentar di Lawang. Akhirnya berangkat pukul 7.00 dan jalanan sudah mulai ramai dengan aktivitas warga. Perjalanan sedikit lambat dari Lawang hingga keluar dari Kota Malang yang cukup padat lalu lintasnya.

Beda dengan riding yang kemarin, di etape kedua kali ini gaya ridingnya sedikit agresif sob. Gak ada batas kecepatan lagi, pokok ada kesempatan langsung geber gas. Melintas di jalanan kota Ngalam (baca:Malang) yang lumayan ramai di pagi hari, lebih banyak stop and go buka tutup gas sob. Karena torsinya yang melimpah, tarikan gas pun enteng banget buat akselerasi. Sehingga buat stop n go di kemacetan nyaman banget.

Keluar dari Kota Malang, jalanan mulai sedikit lengang terutama sebelum Bululawang hingga Krebet. Kecepatan mulai dinaikkan, rata rata 90-100 kpj, meski beberapa kali harus bersabar di belakang mobil mobil besar yang mulai beroperasi. Hingga masuk di kota Turen jalanan kembali ramai.

Sebagai catatan, Yamaha R15 155 VVA ini gak cuma mantab di putaran bawah saja sob, putaran atasnya pun lebih maksimal berkat teknologi VVA yang mulai aktif saat menyentuh 7.400 rpm ke atas.
SPESIFIKASI YAMAHA ALL NEW R15 155 VVA
Kita bisa melihat indikator VVA yang muncul pada spedometernya ketika VVA Aktif. Gak usah khawatir gas mbrebet dini karena kehabisan tenaga di putaran atas, karena dengan teknologi VVA ini membuat nafas mesin terdongkrak sehingga power terus ngisi hingga limiter di 11.000 rpm. Nah loh,….mantab toh. Asyikk buat di geber gan…

image

Masuk ke kota kecil Dampit. Jalanannya lebih menantang karena layout-nya yang naik turun dan berkelok kelok, pas buat miring miring😁 Ergonomi R15 yang racy membuat handlingnya lebih mantab saat dipakai untuk bermanuver. Ban paling gambot dikelasnya, selain membuat tampilan makin kekar juga membuat pede saja saat mengerem dan berbelok. Cuma kita harus waspada juga karena di beberapa lokasi banyak aspal yang bergelombang karena jalur tersebut sering dilewati truk truk besar bermuatan pasir. Untungnya suspensi Upaside down didepan mumpuni meredam guncangannya, gak terlalu soft juga gak terlalu keras (medium). Sementara suspensi belakangnya, menurut saya tergolong keras untuk kestabilan.

image

Sayangnya begitu sampai di ujung Kota Dampit, jalanan licin karena sepertinya baru saja turun hujan. Mulai mengurangi kecepatan deh, karena terlalu beresiko.
Selanjutnya gerimis mulai turun sepanjang perjalanan hingga sampai di rumah. Berikut ini catatan perjalanan etape 2 hari Sabtu kemarin sob.

image

Hasilnya ternyata gak jauh beda dari hari kemarin, mungkin karena hujan yang mengguyur hampir separuh perjalanan…yak😅 Apesnya lagi ternyata gerimis terus mengguyur hingga esok harinya….2 hari gak bisa kemana mana cuma bisa parkir di rumah saja sob.😭😭
Konsumsi BBM kali ini lebih boros dikit dari etape pertama kemarin, yakni 40,2 km/liter dengan kecepatan rata rata 37 km dan menempuh jarak 82,6 km dari Lawang.

image

Etape ketiga Inshaallah akan dilanjutkan balik lagi ke Surabaya hari Minggu 9 Juli besok…😁

Artikel Menarik Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s