Pemilihan Ban MotoGP Di Era Michelin Membingungkan Dan Tidak Bisa Di Tebak

image

image

Anangcozz.com – Pemilihan ban di era Michelin sangat jauh berbeda dengan era Bridgestone sebelumnya. Kalo dulu di era Bridgestone, kita atau rider lebih mudah untuk memperkirakan kompon karet ban yang akan dipilih untuk balapan dengan melihat temperatur aspal sirkuit.

Normalnya, temperatur aspal mempengaruhi durabilitas jenis kompon karet ban. Semakin tinggi suhu aspal, maka karet dengan kompon keras (hard) mampu bertahan lebih baik. Sedangkan pada suhu rendah, kompon karet ban lunak (Soft) memiliki grip lebih baik. Suhu tinggi bisa mulai 40°C keatas, sementara suhu rendah 30°C ke bawah.

Dulu di era ban BS (bridgestone), dengan melihat suhu lintasan kita bisa menebak kompon ban apa yang akan dipilih rider. Misalnya jika lintasan panas, maka biasanya pilihan bannya Hard atau medium untuk mendapatkan grip lebih baik. Jika suhu dingin, biasanya akan memilih ban Soft atau medium.

Namun di era Michelin musim ini tidak…!, Kita di bikin bingung dengan pilihan kompon ban yang di gunakan rider. Yang paling aneh di dua race terakhir ini, Spielberg dan Silverstone. Dua sirkuit dengan kondisi suhu dan karakter hampir sama, namun dua kompon ban yang jauh berbeda bisa bekerja dengan baik.

image

Pilihan ban di Spielberg

Kita ambil contoh pertama ketika di race Spielberg. Sirkuit cepat, tikungan hard Braking, suhu mencapai 30°C yang pastinya membutuhkan ketahanan ban dari abrasi aspal yang tinggi. Anehnya….Dovizioso dengan Ducatinya mampu tampil luar biasa meskipun dengan kompon ban soft. Bahkan Marquez dengan kompon ban hard sangat sulit mengimbangi kecepatan Dovizioso. Artinya ban soft Michelin Dovi mampu bertahan sangat baik setingkat ban hard.

Keanehan kedua terjadi di race kemarin, yakni di Silverstone. Karakternya sirkuitnya juga cepat dengan suhu lebih tinggi lagi yakni 40°C. Sebelum race saya menduga Dovi akan menggunakan ban Soft lagi karena hasil yang baik di race sebelumnya..dan dia jago memanage ban.
Namun ternyata tebakan saya salah, pas balapan Dovi menggunakan ban hard. Dalam hati sih berpikir, Okelah, mungkin suhu lintasannya tinggi.
Lha ndilalah ketika semua rider kompak menggunakan ban hard, Vinales malah menggunakan ban soft😲….lhoh piye tho iki??? Bukankah kemarin katanya Yamaha bermasalah dengan borosnya pemakaian ban?? Saya berpikir ini akan menjadi kesalahan fatal Vinales, paling paling pertengahan balapan bannya sudah habis….😁

image

Pilihan ban di Silverstone

Balapan tinggal menyisakan 10 lap terakhir….belum ada tanda tanda Vinales Drop….lhoh ban Vinales kok awet yak…🤔 Bahkan sulit di percaya ketika Rossi yang menggunakan ban hard mulai kehabisan ban dan akhirnya di salip Dovi dan Vinales. Kok malah Rossi yang drop?? Padahal Rossi di depan sendirian gak ada yang mengganggu, otomatis dia lebih mudah dalam memanage ban. Lha ini Vinales dengan ban soft yang bertarung sepanjang balapan dengan Marquez dan Dovi, tapi kenapa ban soft nya bisa bertahan sangat baik??? Bahkan di lap lap terakhir kecepatannya sempat melesat sangat cepat dibanding Dovizioso…!!

Tanda tanya besar yang sulit di mengerti Sodara…😂😂
Mungkin ada yang bisa memberi pencerahan…? Next race di sirkuit Misano, sirkuit cepat dengan tikungan hard brake. Kita lihat saja nanti bagaimana pemilihan bannya.😃😃

Artikel Menarik Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s