Duo satelit honda kuasai tes 2 Qatar

image

Duo satelit Honda mengambil alih posisi 1 dan 2 dari Aleix espargaro yang pada latihan 1 di posisi 1.

Yang menarik pada latihan 2 ini bahwa waktu yang berhasil di torehkan 0.7 detik Lebih cepat daripada kualifikasi pada tahun 2013…

woowww…
Bisa dilibas nih tim2 pabrikan oleh satelitnya nih….

image

Berikut Hasil Lengkap Tes Hari Kedua:
1. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda
Gresini (RC213V) 1m 55.194s (Lap
18/55)
2. Stefan Bradl GER LCR Honda
MotoGP (RC213V) 1m 55.508s |
+0.314s (33/51)
3. Aleix Espargaro ESP NGM Forward
Racing (Forward-Yamaha) 1m 55.586s
| +0.392s (31/32)
4. Bradley Smith GBR Monster Yamaha
Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.627s |
+0.433s (58/62)
5. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha
Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.876s |
+0.682s (28/66)
6. Andrea Iannone ITA Pramac Racing
(Desmosedici) 1m 56.026s | +0.832s
(39/51)
7. Colin Edwards USA NGM Forward
Racing (Forward-Yamaha) 1m 56.289s
| +1.095s (17/32)
8. Yonny Hernandez COL Pramac
Racing (Desmosedici) 1m 56.480s |
+1.286s (23/36)
9. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar
(RCV1000R) 1m 56.923s | +1.729s
(27/63)
10. Scott Redding GBR Go&Fun Honda
Gresini (RCV1000R) 1m 57.154s |
+1.960s (26/47)
11. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7
Aspar (RCV1000R) 1m 57.281s |
+2.087s (52/55)
12. Karel Abraham CZE Cardion AB
Motoracing (RCV1000R) 1m 57.728s |
+2.534s (37/37)
13. Broc Parkes AUS Paul Bird
Motorsport (PBM-ART) 1m 57.730s |
+2.536s (17/24)
14. Hector Barbera ESP Avintia Racing
(Avintia) 1m 57.738s | +2.544s
(37/43)
15. Michael Laverty GBR Paul Bird
Motorsport (PBM-ART) 1m 57.860s |
+2.666s (20/28)
16. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing
(Avintia) 1m 58.175s | +2.981s
(20/32)
17. Danilo Petrucci ITA IodaRacing
Project (ART) 1m 59.305s | +4.111s
(19/34)

Iklan

Ducati di open class HRC meradang, Dorna galau

image

Bro sis sekalian gelaran balap motor motoGP segera dimulai. Tapi seperti kita tahu masih terjadi simpang siurnya peraturan2 baru oleh dorna.

Keputusan Ducati masuk sebagai tim open class sebelumnya dianggap biasa2 saja. Namun setelah HRC meradang,baru situasi jadi ruwet.kenapa?berikut beberapa alasan kenapa HRC meradang:

1.Ducati adalah sejatinya tim pabrikan bukan tim satelit atau sejenisnya
2.Sebagai tim pabrikan Ducati memiliki dana yang gak sedikit bahkan melebihi Yamaha factory sekalipun.
3.Sudah jelas Ducati sangat di untungkan,dengan masuk open class mereka akan mendapat fasilitas dari dorna yakni tambahan bahan bakar 24 liter(pabrikan 20 liter). Tambahan motor 12 unit semusim(pabrikan 6). Dan mendapat jatah ban dengan kompoun lunak.

Nah,dari situlah kenapa HRC memprotes keputusan Ducati. Open class diperuntukan untuk tim2 baru yang kekurangan biaya pengembangan bukan tim kaya sperti Ducati.

image

Hmmm…setelah dipikir2 ada benernya juga ya…
Tapi masalahnya belum selesai disitu. Dorna sebagai penyelenggara mengamini protes HRC dengan membuat peraturan baru yaitu adanya tim factory 2. Dengan jatah 22 liter bahan bakar dan 9 unit motor semusim.Dimana Ducati masuk kategori tersebut. Jika ducati mampu podium selama 3 kali di 3 seri balapan,maka akan di masukkan lagi ke tim factory…gituu…
Nah yang ini masuk tim apa yahh…”:D

image

Kok jadi plinplan gitu ya Dorna.
Disini HRC sangat kuat pengaruhnya…segitunya ya…hufftt…
Ok last,kita gak usah pusing2 mikirin
itu…kita nikmati aja serunya balapannya..oceyy coyy…:p

Semoga berguna.